~esok harinya~
Hwang min POV
Hari ini aku tidak masuk sekolah, badanku masih lemas dan panas, dirumahku hanya ada aku dan bibi park. Jadi aku urungkan niatku untuk balas dendam pada sunbae evil kyu itu. “bibi park? Bibi park?” teriakku sambil mencari bibi park ke dapur, kamarnya, tapi tak kutemukan. “kemana bibi park, aku ingin makan, atau aku cari di meja makan aja, siapa tau bibi park sudah memasakkan ku sesuatu. Jam berapa sekarang? Oh, jam 3 sore” kataku sambil berjalan sempoyongan menuju meja makan. “aaaa~ bibi kemana? Kenapa tidak meninggalkan satu makanan dimeja, perutku ! sabar ya !” kataku sambil memegang perutku yang sedari tadi mengeluarkan suara tanda bahwa ingin diberi sesuatu(?).
Dengan terpaksa aku mengambil jaket dan langsung aku kenakan, dan langsung bergegas mencari makanan yang siap saji, tak tau mengapa kepalaku terasa sangat berat, dan cuaca diluar rumah, aku pikir sangatlah dingin. Tanpa menghiraukan dinginnya cuaca diluar rumah, aku tetap berjalan mencari makanan, ketika ingin menyebrang jalan, tak tau mengapa, mataku terasa kabur...kabur... dan....
Kyuhyun POV
Perasaanku hari ini tak enak, jadi aku putuskan tidak masuk sekolah, hwang min juga tidak masuk sekolah, temanku yang memberitahunya. Rencananya jam 3 sore aku akan meminta maaf pada hwang min, mungkin yang aku lakukan kemarin sangat membuatnya sakit, sehingga dia tak masuk sekolah. Tanpa sengaja aku melihat sesosok yeoja yang kelihatannya kurang sehat, dan aku mengenalnya, aku pun segera turun dari mobil dan tiba-tiba....
BRUKK~ dia jatuh pingsan tepat di pelukanku. “min-ah, hwang min-a. Kau tak apa kan?” tanyaku sambil menguncang-guncang pipinya. Tanpa basa-basipun aku mengendongnya masuk kedalam mobil, dan membawanya kerumah sakit. Ketika sampai di rumah sakit, hwang min langsung di bawa keruang ICU, setelah beberapa menit aku menunggu , akhirnya seorang doker ICUpun keluar.
“teman saya ndak apa kan dok?” tanyaku khawatir. “ah, aniya. Dia tak apa-apa. Hanya saja panas badannya yang tinggi, dan dia belum memakan apa-apapun , sehingga badannya menjadi lemas” jawab dokter itu. “gomawoyo dok, boleh aku masuk?” tanyaku lagi. “ne !” jawab dokter lagi sambil meninggalkanku pergi.
Aku merasa sangat bersalah telah berbuat seperti itu padanya kemarin, tidak seharusnya aku melakukan seperti itu pada seorang yeoja yang sebenarnya aku cintai ini. “cho kyuhyun, ini semua gara-gara kau !” pekikku dengan pelan. Ku pandang wajah cantiknya hwang min yang sedang tidur pulas dengan tangan yang di impus. “minhae, jeongmal mianhae hwang min-ah” ucapku sambil memegang erat tangannya yang tak terhubung oleh impus.
Hwang min POV
Ku buka mataku dengan pelan. “dimana aku ini?” tanyaku dalam hati. Tiba-tiba aku merasa ada yang mengengam erat tanganku, langsung aku arahkan mataku kepada orang yang mengengam tanganku, ternyata evil sunbae “mwo? Evil sunbae !” kagetku dalam hati.
“Kau terlihat seperti malaikat sunbae, tidak seperti evil yang aku kenal. Aku yakin kau yang membawaku kesini, gomawo sunbae” kataku dengan pelan. Tiba-tiba dia bangun , “kau sudah bangun hwang min-ah ?” tanyanya penuh bahagia, terlihat dari wajah seorang namja cho kyuhyun. “ne sunbae, gomawoyo sudah membawaku kesini” kataku berterimaksih. “ne, cheonmaneyo min-ah, aku juga ingin minta maaf padamu, aku yang sudah membuatmu sakit, seharusnya aku mengajaknya pulang bersama, bukan mengotori seragammu. Jeongmal mianhae min-ah” katanya penuh penyesalan. “aniya, aku yang salah sunbae, aku yang telah membuatmu malu. Seharusnya aku yang meminta maaf.”
Kyuhyun POV
Dia terlihat sangat cantik saat dia tak berkata kasar, aku semakin deg degan melihat matanya. Dengan dengaja aku alihkan pandanganku dari mata hwang min. “kau pulanglah sunbae, aku yakin kau belum makan kan? aku bisa pulang sendiri nanti, tak perlu menghawatirkan ku” katanya tanpa dosa.
“kya~ kau ini bagaimana? Kau itu masih belum bisa melakukan banyak hal, kau masih membutuhkanku disini” sahutku . dan tanpa sengaja itu sebuah perhatian yang lebih yang aku tunjukan pada hwang min. “sunbae, gomawo lagi. Tapi aku yakin kau lelah, pulanglah sebentar, setelah itu kau bisa kembali kesini. “ani, aku tidak akan meninggalkanmu sendiri disini, sudah, tak usah hiraukan aku! Sebaiknya kau makan ini, atau aku yang akan memakankannya untukmu huh?”ancamku. “ne sunbae, aku makan”. Tanpa aku sadari, saat dia makan , aku memperhatikannya. “sunbae, kau tak makan?” tanyanya membuatku berhenti memandanginya. “aniya, aku belum lapar min-ah, kyaa~ kau ini, makan saja masih berhamburan, liat itu, ada nasi menempel di pipimu” kataku sambil mendekatinya dan membersihkan nasi yang berada di pipinya dengan jariku.
“gomawo sunbae” katanya singkat yang membuatku terkejut dan berhenti membersihkan pipinya yang di penuhi dengan nasi. “kau menyelamatkanku sunbae, jika tak ada kau, mungkin aku akan mati di jalan ” katanya lagi dengan nada lembut.
“ne chonmanaeyo” jawabku. “min-ah..... saranghaeyo !” kataku tanpa sadar. “m..mwo? mwo sunbae?” tanyanya terkejut. Dan tiba-tiba bibirku menyentuh bibir hwang min “saranghae hwang min-ah” kataku tanpa melepaskan ciuman lembutku. “na...nado saranghae sunbae” jawabnya yang membuatku terkejut. “oppa, panggil aku oppa” kataku masih tanpa melepaskan ciumannya. “nado saranghae oppa” katanya sambil membalas ciumanku.
“oppa, ini rumah sakit, apa kau tidak malu huh?” tanyanya. “aniya, kau kan sekarang milikku, kenapa aku harus malu” jawabku sambil tertawa. “kyaaaa~ opaaa.....”
~ THE END ~
alhamdulilah *author islam ni* akhirnya selesai juga FF author. ni FF ke2 author ni yg pertama author buat beCHAP, tapi kayaknya tuh FF gagal deh, author malas nerusinnya, tapi.... masih banyak ide yang buat author pengen nulisnya, tapi males banget buat ngePOST ... *PLAK*.
terus, buat readers jangan marah kalo main castnya kyu oppa mulu, author emang suka main castnya kyuppa. kyuppa tuh mukanye cocok semua genre, biasa... muka boros *SRING (suara pedang SPARKyu di asah)*
Komen, jangan lupa ..
Bagi yang ngebuka BLOG author ni GOMAWO, NA JEONGMAL GOMAWOYO ~ ~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar